Hai guyss jadi kali ini beralih dari info tentang covid-19 dulu nah kita beralih ke rencana kedepanya setelah wabah virus ini
karena sudah pasti pada bulan ramadhan gue dan sekeluarga ga bakalan pulang ke kampung halaman.
padahal setiap tahun gue gapernah hari raya idul fitri di jakarta pasti selalu ada di kampung halaman dan menurut gue juga gue lebih nyaman di kampung halaman dari pada disini karna di kampung halaman itu gue berasa tenang semua keluraga gue ada disana.
dan tahun ini pasti gue pertama kalinya di jakarta pada hari raya idul fitri dan rasanay juga pasti bakalan sepi banget.
Minggu, 12 April 2020
Info tentang virus covid-19 sampai saat ini
menurut sumber yang saya baca
Kasus positif (COVID-19) di Indonesia menembus angka 4.241 hari ini. Angka itu bertambah 399.
"Totalnya menjadi 4.241 orang," ujar juru bicara pemerintah terkait penanganan wabah virus Corona, Achmad Yurianto, dalam konferensi pers yang ditayangkan saluran YouTube BNPB, Minggu (12/4/2020).
Data tersebut dikumpulkan hingga pukul 12.00 WIB hari ini. Sebelumnya, kasus positif virus Corona sebanyak 3.842 orang per 11 April 2020.
disni juga saya akan memberi beberapa info mengenai yang saya baca terhadap gejala-gejala yang dialami apabila terkena virus ini Mereka yang terinfeksi virus corona jenis baru penyebab Covid-19 biasanya mendapati gejala batuk, jika virus tersebut masih di hidung dan tenggorokan.
Risiko yang lebih tinggi hingga bisa berakibat fatal jika sudah mencapai paru-paru.
Menurut laporan WHO di China, 1 dari 7 pasien mengalami kesulitan bernapas dan komplikasi parah lainnya.
sekian info terupdet dari yang saya baca
nantikan blog selanjutnya mengenai info covid-19 yang terbaru
terimakasih sampai jumpa di blog selanjutnya.
Mengenai lockdown di indonesia
menurut saya sendiri indonesia
sepertinya kurang siap dalam menghadapi wabah virus yang pasti kalian udah tau yaitu covid-19
namun kita harus tetap membantu pemerintah dalam mengurangi angka korban covid-19 ini
sampai sekrang jumlah korab terus bertambah namun semakin kesini pemerintah sigap dalam menghadapi wabah ini bahkan di setiap daerah
sudah ada bantuan seperi
sembako dan uang tunai
bahkan alat kesehatan
sudah dapat bantuan untuk rumah setiap rumah sakit yang menjadi tempat isolasi pasien yang terkena virus covid-19
bantuan daerah mengenai alat kesehatan seperti masker dan handsanitaizer
tetapi saya masi banyak melihat orang keluar rumah dengan santainya seolah-olah tidak akan terjadi apa-apa kadang juga saya kesal karna jalanan di luar sudah semakin ramai padahal jumlah korban covid-19 masi terus bertambah.
nah disni saya ingin megajak kalian untuk tetap dirumah jika tidak ada keperluan apa-apa harap jangan keluar rumah
ini juga demi kebaikan kalian
itu saja dari saya
sampai ketemu di blog selanjutnya saya akan membahas tentang hal-hal kesehatan jangan lupa dibaca
terimakasih:)
menurut saya sendiri indonesia
sepertinya kurang siap dalam menghadapi wabah virus yang pasti kalian udah tau yaitu covid-19
namun kita harus tetap membantu pemerintah dalam mengurangi angka korban covid-19 ini
sampai sekrang jumlah korab terus bertambah namun semakin kesini pemerintah sigap dalam menghadapi wabah ini bahkan di setiap daerah
sudah ada bantuan seperi
sembako dan uang tunai
bahkan alat kesehatan
sudah dapat bantuan untuk rumah setiap rumah sakit yang menjadi tempat isolasi pasien yang terkena virus covid-19
bantuan daerah mengenai alat kesehatan seperti masker dan handsanitaizer
tetapi saya masi banyak melihat orang keluar rumah dengan santainya seolah-olah tidak akan terjadi apa-apa kadang juga saya kesal karna jalanan di luar sudah semakin ramai padahal jumlah korban covid-19 masi terus bertambah.
nah disni saya ingin megajak kalian untuk tetap dirumah jika tidak ada keperluan apa-apa harap jangan keluar rumah
ini juga demi kebaikan kalian
itu saja dari saya
sampai ketemu di blog selanjutnya saya akan membahas tentang hal-hal kesehatan jangan lupa dibaca
terimakasih:)
Minggu, 29 Maret 2020
AKIBAT DARI VIRUS CORONA
Ada beberapa tempat di indonesia yang menjadi danpak dari virus corona ini serupa juga terjadi di Yogyakarta. Wisatawan mancanegara yang biasa terlihat lalu lalang di jalan kini terlihat hampir tidak ada. Hotel-hotel pun sepi karena tidak ada yang menghuni.
Meskipun bulan Maret termasuk dalam kategori low season di mana wisatawan lebih jarang berkunjung, jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Yogyakarta tetap lebih sedikit daripada biasanya. Hal ini terutama terlihat pada kawasan Sosrowijawan.
Sebelumnya, Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) memprediksi potensi kerugian sektor industri pariwisata mencapai puluhan miliar per bulan karena anjloknya turis dari China.
Banyak calon wisatawan takut untuk datang berkunjung ke negara-negara di Asia Tenggara karena takut terinveksi virus Covid-2019.
Dan memang juga beberapa destinasiwisata di indonesia telah banyak yang ditutup juga seperti museum.
KETAKUTAN AKAN DAMPAK VIRUS CORONA DALAM KONTEKS PARIWISATA INDONESIA.
Dampak dari virus corona yang muncul beberapa bulan ini tidak hanya berdampak pada kesehatan saja. Perekonomian berbagai negara pun turut terkena imbasnya. Industri pariwisata adalah salah satunya.
Meskipun Cina sudah mengupayakan berbagai usaha untuk mencegah penyebaran virus corona dari Wuhan. Hal ini menyebabkan orang semakin takut untuk bepergian. Penerbangan jadi sepi dan negara diisolasi jadi nampak seperti diisolasi.
Melemahnnya industri pariwisata akibat virus corona juga terjadi di Indonesia. Beberapa destinasi wisata seperti Bali, Yogyakarta, dan Lombok mengalami penurunan pengunjung yang cukup drastis.
Bali adalah salah satu destinasi yang paling terkena dampaknya. Wisatawan mancanegara adalah sumber pemasukan nomor satu dari Pulau Dewata tersebut. Terlebih, wisatawan dari Cina adalah penyumbang terbanyaknya.
Ada beberapa pertanyaan mengenai wabah virus corona ini. Pertanyaan yang selalu ada di diri saya dan masi menjdi teka-teki karena sampai hari ini pun virus corona belum menumukan titik baik dan malah semakin menambah korban.
Dan ketakutan saya juga apabila keluarga atau saya sendiri tertular otomatis jika ada keluarga saya yang tertular makan kemungkinan besar saya juga bisa tertular karena tinggal di dalam satu rumah dan berinteraksi satu sama lain. apabila saya yang tertular maka kemungkinan besar keluarga saya yang lain juga akan tertular.
Dan ada baiknya juga dengan datang nya virus ini saya lebih rajin beribadah dari yang sebelumnya kurang dan keluarga saya juga jadi lebih memikirkan kesehatan dengan mecari vitamin yang bagus untuk keluarga saya dan mengusahakan selalu agar semuanya sehat dan terhindar dari virus corona dan semenjak virus ini juga saya dan keluarga saya jadi semakin mementingkan kebersihan diri sendiri dengan rajin mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak dengan orang lain dan tidak bepergian ke luar rumah jika tidak ada kepentingan apapun.
itu saja ketakutan saya secara pribadi dan semoga virus ini segera berakhir karena sebentar lagi akan mendatangi bulan suci ramadhan.
KETAKUTAN AKAN DAMPAK DARI VIRUS CORONA DARI KONTEKS PRIBADI.
Menurut konteks pribadi ketakutan saya sendiri yaitu jika tertinggalnya pajaran dan kegiatan-kegiatan lainya yang seharusnya dilakukan anak sekolahan pada masa ini dan jika virus ini menular pada keluarga saya itu ketakutan yang paling saya takut kan memang virus corona itu dapat disembuhkan tetapi jika sudah tertular bisa jadi menularkan pada orang lain atau bahkan pada keluarga sendiri, maka dari itu saya pribadi berusaha menuruti peraturan yang sudah diberikan pemerintah seperti berisolasi dirumah dan tidak berpergian kemana-mana dan semenjak ada virus corona ini saya juga khawatir untuk memgang barang yang sudah dipegang orang lain karena takut jika benda atau barang itu juga sudah tertular virusnya.
Muncul juga beberapa pertanyaan di dalam diri saya yang membuat diri saya semakin takut akan wabah virus corona ini, Bagaimana jika virus ini tidak berhenti dan malah menambah? Bagaimana jika semua aktivitas dan para pekerja terhambat kerjanya karna virus corona ini jika para pekerja terhambat bagaimana dengan perekonomian negara ini? .
Langganan:
Postingan (Atom)